|
|
|
Marhaban Ya Ramadhan
| 5 Oktober 2005 (02:15 WIB) Anmounthed
Puasa artinya adalah menahan yaitu menahan dari makan dan minum dan dari apa yang dapat membatalkannya. Puasa ramadhan adalah puasa yang dilaksanakan di bulan ramadhan. Ramadhan terjadi selama satu bulan penuh dalam setiap tahun sekali.
Bulan ramadhan merupakan karunia yang benar-benar sangat besar bagi orang-orang yang beriman. Dalam bulan ini setiap amal perbuatan kebaikan dan kebenaran dilipatgandakan daripada amal perbuatan kebaikan dan kebenaran yang dilakukan pada bulan-bulan lainnya, bahkan terdapat satu malam lailatul qodar yang nilainya adalah lebih baik dari seribu bulan, artinya setiap amal perbuatan kebaikan dan kebenaran mempunyai nilai setara dengan mengerjakan amal perbuatan kebaikan dan kebenaran tersebut lebih dari 1000 bulan. Subhanallah. Sungguh beruntunglah orang-orang yang beriman yang mendapati dan menikmati malam lailatul qodar.
AL QADR (KEMULIAAN)[ 97 : 1-5 ]
- Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Qur’an) pada malam kemuliaan (Lailatul Qodar).
- Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu?
- Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan.
- Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan.
- Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar.
Allah Swt memang Maha Pemurah dan Penyayang, Maha Luas KaruniaNya. Sekalipun umat Muhammad Saw memiliki umur yang relatif lebih sedikit dari umat-umat terdahulu, akan tetapi bisa mendapatkan nilai ibadah yang sama besar dan bahkan lebih besar.
1000:12 = 83
Jika umur umat Rasulullah Saw rata-rata adalah 63 tahun,
maka jika setiap tahun mendapati lailatul qodar maka setara dengan 83 x 63 = 5250 tahun.
Seandainya dihitung sejak aqil baligh (misal umur:13 thn), berarti (83-13) x 63 = 4410 tahun.
Subhanallah.
=======
Tujuan dari puasa itu sendiri adalah agar orang-orang yang beriman bertaqwa (Al Baqarah : 183). Taqwa adalah suatu sikap baik hati maupun fisik untuk melaksanakan setiap Kehendak dan Ketentuan Allah Swt baik berupa melaksanakan perintah maupun menjauhi laranganNya ataupun untuk melaksanakan Kehendak dan Ketentuan Allah Swt lainnya.
Tujuan selanjutnya adalah agar orang-orang yang beriman mengagungkan Allah atas Petunjuk-Nya yang telah dianugerahkan kepadanya (termasuk petunjuk tentang puasa ramadhan) dan agar orang-orang beriman mencukupkan bilangan puasa (ramadhan) sehingga dengan semuanya itu bertujuan agar orang-orang yang beriman menjadi orang-orang yang bersyukur (Al Baqarah : 185).
Jadi untuk melihat apakah puasa kita berhasil atau hanya mendapatkan lapar dan dahaga saja, maka apakah kita menjadi orang yang bertaqwa dan bersyukur setelah melaksanakan puasa ?
=======
Janganlah kita terlenakan oleh bersuka cita atas datangnya bulan suci penuh barokah, rahmat dan pengampunan Allah Swt ini, tanpa berihtiar dengan sungguh-sungguh untuk mengisinya dengan amal perbuatan kebaikan dan kebenaran.
Suka cita bukan hanya disimpan dihati atau dalam pikiran akan tetapi haruslah dibuktikan dengan perbuatan.
Marhaban Ya Ramadhan.
|
Halaman ini 298 kali diklik
|
|
|
|